Senin, 04 Januari 2010

Tentang Filosofis PENDIDIKAN BARAT dan ISLAM

Tentang Filosofi Pendidikan Barat Dan Islam

Oleh : Miskam
Tulisan singkat ini adalah cuplikan dari isi buku “Filosofi Pendidikan Barat Dan Islam “ yang ditulis oleh Dr. Sembodo Ardi Widodo,M.Ag.
sebagai tugas Mata Kuliah TKIP
Program S2 Manajemen Pendidikan Unmul Samarinda
2009/2010




Filsafat pendidikan dapat dikatakan sebagai suatu pendekatan didalam memahami dan memecahkan persoalan – persoalan mendasar dalam pendidikan, seperti :
1. Menentukan tujuan pendidikan
2. Kurikulum, metode pembelajaran
3. Persoalan manusia, masyarakat dan kebudayaan yang tak terpisahkan dengan dunia pendidikan itu sendiri.
Untuk memahami suatu aliran filsafat tidak dapat terlepas dari pemikiran tokoh sentralnya. Misalkan untuk memahami filsafat fenomenologi, tentu harus memulai dari pemikiran filosofis Edmun Husserl. Demikian juga untuk mengerti apa arti dan makna Instrumentalisme, Pragmatisme atau Progresivisme harus menelaah pemikiran John Dewey, begitu pula aliran-aliran filsafat lainnya.

Sementara itu untuk memahami dasar-dasar filsafat penddikan Islam, dapat didekati secara normatif maupun historis. Secara normatif, dasar-dasar pendidikan Islam dapat dirujuk langsung dari sumber primernya yaitu Alquan dan Hadis. Selanjutnya dari aspek historis, filasafat pendidikan Islam dapat dipahami dari berbagai pemikiran para tokoh pendidik muslim yang secara serius telah mencurahkan pemikiranya dalam pendidikan Islam.

Secaraglobal dalam tulisan ini mengkaji berbagai permasalahan seperti permasalahan mengenai filsafat, pendidikan dan filsafat pendidikan, secara umum akan dibahas dalam tentang kajian fungsi pendidikan sebagai pewarisan budaya, transformasi budaya, dan pengembangan individu, serta membahas tentang apakah manusia itu bebas berkehendak atau perbuatanya selalu deterministik dan dilanjutkan dengan memaparkan beberapa pemikiran filosofis dari aliran filsafat fenomenologi, struturalisme, instrumentalisme, dan esensialisme (Idealisme dan realisme ) dengan ragam pemikiran para tokoh sentralnya.
Kemudian pada bagian akhir tentang analisis perbandingan dasar-dasar filafat pendidikan esensialisme dan Islam yang membahas tentnag epistemologi pendidikan Islam.

1. Filsafat dan Pendidikan

Pengertian dan Tugas Filsafat
Filsafat berasal dari bahasa Yunani yaitu, kata philo yang berarti cinta dan sophia yang berarti kebijaksanaan, sehingga filsafat dapat diartikan sebagai “ cinta kepada kebijaksanaan “

Dalam tradisi pemikiran filosofis Yunani, yang dimaksud kebijaksanaan adalah suatu pemahaman atas “ kebenaran-kebenaran pertama” , seperti baik, adil dan kebenaran itu sendiri serta penerapan-penerapan dari kebenaran – kebenaran pertama dalam problem kehidupan.

Selanjutnya tentang tugas filsafat, yang pertama yaitu tugas untuk menjelaskan arti dan menentukan hubungan – hubungan dari konsep-konsep fundamental, sehingga dapat diperluasskopnya kepada ilmu pengetahuan yang lain.
Tugas filsafat yang lainnya yaitu, megungkapkan secara jelas sebab sebab dari setiap kejadian, sehingga kita dapat mengetahui dengan pasti apa yang dimaksud dengan “ sebab “, “ perubahan “, dan sebagainya.

1. Cabang-cabang Filsfat
a. Logika
Logika merupakan cabang filsafat yang membicarakan tertang aturan-aturan berpikir agar dapat diambil kesimpulan yang benar.
b. Ontologi
Ontologi merupakan cabang filsafat yang membicarakan tentang hakekat tentang segala sesuatu yang ada
c. Epistemologi
Cabang filsafat yang menyelidiki tentang asal mula,susunan, metode-metode dan syahnya pengeahuan adalah Epistemologi
d. Etika
Etika digunakan dalam tiga hai, yaitu : 1). Etika berarti pola umum atau way of life seperti etika budhis atau etika kristen. 2). Etika berarti seperangkat aturan-aturan tingkah laku atau moral kode. 3). Etika berarti penyelidikan mengenai way of life.
e. Estetika
Estetika membicarakan definisi,susunan dan peranan keindahan, khususnya dalam seni. Selanjutnya masing-maing cabang filsafat tidak dapat dipisahkan secara tegas

2.PENDIDIKAN
Pendidikan terkait dengan aspek kehidupan dan kepentingan, maka pendidikan itu sangat komplek, saling tarik menaik antar kepemtingan ideologi, politik,sosial, agama, ekonomi , budaya dan sebagainya.
Menurut M.J. Langeveld “ Pendidikan atau pedagogi itu adalah kegiatan membimbing anak manusia menuju keewasaan dan kemandirian “, sedangkan menurut Kingsley : Pendidikan adalah proses yang memungkinkan kekayaan budaya non fisik dipelihara atau dikembangkan dalam mengasuh anak-anak atau mengajar orang-orang dewasa.


Sumber Baaan : Kajian Filosofis PENDIDIKAN BARAT dan ISLAM
Penulis : Dr. Sembodo Ardi Widodo,M.Ag.
Penerbit : PT. Nimas Multima, Jakarta
Jl. Intisari raya No.27, Pasar Rebo, Jakarta 13790
Telp.(021) 8701331
Ceakan Pertama Juli 2003
Cetakan Kedua November 2007
ISBN 979-9005-33-7

Tidak ada komentar:

Posting Komentar